PROFIL KELURAHAN UMBAN SARI
Hidup Mahasiswa!
Hidup Rakyat Indonesia!
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Hallo Sobat Kukerta ๐
Gimana kabar nya hari ini?๐
Jangan Lupa makan๐ด
Jaga kebersihan dan kesehatan yaa๐
Jangan lupa pakai masker saat beraktivitas diluar rumah
Disini kami akan menjabarkan profil kelurahan yang menjadi tempat pengabdian kami ^^
PROFIL KELURAHAN UMBAN SARI
Struktur Kelurahan Umban Sari
Deskribsi Umum Kelurahan Umban Sari
Kelurahan Umban Sari merupakan salah satu kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru dan merupakan kelurahan ketiga terbesar di Kecamatan Rumbai dengan luas wilayah sebesar 8,68 KM2 dengan memiliki 13 RW dan 54 RT yang dimana mempunyai total penduduk yang berjumlah 12.492 jiwa (tahun 2019).
Peta Kelurahan Umban Sari
- TERWUJUDNYA KINERJA APARATUR KELURAHAN UMBAN SARI YANG TRANSPARAN, EFEKTIF, EFISIEN, DAN AKUNTABEL.
- MENINGKATKAN SUMBER DAYA MASYARAKAT YANG BERTAQWA, MANDIRI, TANGGUH DAN BERDAYA SAING TINGGI.
- TERWUJUDNYA KELEMBAGAAN MASYARAKAT YANG SINERGIS DAN MEMILIKI KAPABILITAS.
- TERWUJUDNYA LINGKUNGAN KELURAHAN UMBAN SARI YANG BERSIH DAN RAMAH LINGKUNGAN
- TUPOKSI Lurah
Berdasarkan Peraturan Walikota Pekanbaru No. 120 Tahun 2016 Tentang “Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Kecamatan Tipe A Dilingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru”.Lurah mempunyai rincian tugas sesuai pasal 15 : "Lurah mempunyai tugas membantu camat dalam menyelenggarakan tugas umum pemerintahan dan tugas pembantuan lainnya."Lurah dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menyelenggarakan fungsi :
- Penyelenggaraan urusan pemerintahan ketentraman dan ketertiban, pemberdayaan masyarakat serta urusan dan pemerintahan yang dilimpahkan oleh camat
- Perencanaan program kerja pemerintahan ketentraman dan ketertiban kelurahan.
- Pengkoordinasian kegiatan pemberdayaan masyarakat.
- Pelaksanaan pelayanan masyarakat
- Pelaksanaan upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum.
- Pemeliharaan prasaran dan fasilitas pelayanan umum.
- Pengkoordinasian lembaga kemasyarakatan.
- Pengkoordinasian penerapan dan penegakan peraturan perundang – undangan.
- Pelaksanaan kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh camat.
- Pelaksanaan tugas – tugas lain yang diberikan oleh camat sesuai dengan tugas dan fungsinya.
- TUPOKSI Sekretaris Lurah
Berdasarkan Peraturan Walikota Pekanbaru No. 120 Tahun 2016 Tentang “Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Kecamatan Tipe A Dilingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru”.Sekretaris Lurah dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) pasal 16 menyelenggarakan fungsi :
- Perumusan, pengkoordinasian dan pelaksanaan pelayanan teknis administratif, menyelenggarakan tugas umum pemerintahan serta melaksanakan kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh walikota.
- Perencanaan kegiatan pelayanan teknis administratif untuk kelancaran penyelenggaraan pemerintahan kelurahan, pembangunan, dan kemasyarakatan berdasarkan petunjuk atasann dan ketentuan peraturan perundang – perundangan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas.
- Perencanaan program kerja pemerintahan kelurahan.
- Pengkoordinasian pelaksanaan tugas administasi pemerintahan kelurahan mulau dari proses perencanaan, monitoring, evaluasi dan pelaporan.
- Pembinaan, pengawasan dan pengendalian perangkat kelurahan dalam melaksanakan kebijakan pemerintah daerah.
- Pelaksanaan percepatan pencapaian standar pelayanan minimal dikelurahan.
- Pembagian tugas kepada bawahan dengan cara tertulis atau secara lisan agar dapat diproses lebih lanjut.
- Pemberian petunjuk kepada bawahan dengan cara tertulis atau secara lisan agar bawahan mengerti dan memahami pekerjaannya.
- Pemeriksaan pekerjaan bawahan berdasarkan hasil kerja untuk mengetahui adanya kesalahan atau kekeliruan serta upaya penyempurnaannya.
- Pembuatan konsep pedoman dan petunjuk teknis.
- Pengevaluasian tugas pemerintah kelurahan berdasarkan informasi, data, laporan yang diterima untuk bahan penyempurnaan lebih lanjut.
- Pelaporan pelaksaan tugas pemerintahan kelurahan kepada walikota dan camat melalui lurah secara lisan maupun tertulis berdasarkan hasil kerja sebagai bahan evaluasi bagi atasan.
- Melaksanakan tugas – tugas lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
- TUPOKSI KASI Pemerintahan, Ketentraman dan Ketertiban
Berdasarkan Peraturan Walikota Pekanbaru No. 120 Tahun 2016 Tentang “Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Kecamatan Tipe A Dilingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru”.
- Kepala seksi pemerintahan ketenraman dan ketertiban mempunyai tugas merencanakan dan melaksanakan program kerja seksi pemerintahan berdasarkan ketentuan peraturan perundang – undangan.
- Kepala seksi pemerintahan ketentraman dan ketertiban dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menyelenggarakan fungsi :
- Perumusan, pengkoordinasian dan pelaksanaan pelayanan urusan pemerintahan ketenraman dan ketertiban kelurahan serta ketentraman dan ketertiban.
- Pelaksanaan koordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah dan instansi vertikal di bidang penyelenggaraan pemerintahan ketentraman dan ketertiban.
- Pelaksanaan koordinasi dan sinkronisasi perencanaan dengan satuan kerja perangkat daerah dan instansi vertikal penyelanggaraan kegiatan pemerintahan ketentraman dan ketertiban.
- Pelaksanaan evaluasi penyelenggaraan kegiatan pemerintahan ketentraman dan ketertiban di tingkat kelurahan.
- Pelaksanaan pembinaan dan pengawasan tertib administrasi pemerintahan ketentraman dan ketertiban kelurahan.
- Pelaksanaan pembinaan kegiatan sosial politik, idiolgi negara negara kesatuan bangsa.
- Pelaksanaan penyusunan pembinaan administrasi kependudukan dan catatan sipil.
- Pemberian bimbingan, supervisi, fasilitasi dan konsultasi pelaksanaan administrasi kelurahan. Pelaksanaan pembinaan dan pengawasan terhadap pemerintahan kelurahan.
- Pelaksanaan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan kelurahan serta ketentraman dan ketertiban di tingkat kelurahan.
- Pelaksanaan koordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja, Kepolisian Negara Republic Indonesia dan/atau TNI mengenai program dan kegiatan penyelenggaraan, ketentraman dan ketertiban umum di wilayah kelurahan.
- Pelaksanaan koordinasi dengan pemuka agama yang berada di wilayah kerja kelurahan untuk mewujudkan ketentraman dan ketertibann umum di wilayah kelurahan.
- Pelaksanaan koordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah yang tugas dan fungsinya dibidang penerapan peraturan peraturan perundang – undangan.
- Pelaksanaan koordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah yang tugas dan fungsinya dibidang penegakan peraturan perundang – undangan yaitu Satuan Polisi Pamong Praja dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
- Pembagian tugas kepada bawahan dengan cara tertulis atau lisan agar dapat diproses lebih lanjut.
- Pemerikrasaan pekerjaan bawahan berdasarkan hasil kerja untuk mengetahui adanya kesalahan atau kekeliruan serta upaya penyempurnaannya.
- Pelaporan pelaksaan tugas utusan pemerintahan kelurahan kepada walikota dan camat melalui lurah secara lisan maupun tertulis berdasarkan hasill kerja sebagai bahan evaluasi bagi atasan.
- Pelaksanaan tugas – tugas lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
- TUPOKSI KASI Kesejahteraan Sosial
Berdasarkan Peraturan Walikota Pekanbaru No. 120 Tahun 2016 Tentang “Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Kecamatan Tipe A Dilingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru”.
- Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial mempunyai rincian tugas merencakan dan melaksanakan program kerja Seksi Kesejahteraan Sosial berdasarkan ketentuan pertaruan perundang – undangan.
- Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menyelenggarakan fungsi :
- Perumusan, pengkoordinasian dan pelaksanaan pelayanan urusan kesejahteraan sosial.
- Perumusan dan pelaksanaan penyusunan program kerja pelayanan dan bantuan sosial, bantuan kepemudaan, pemberdayaan perempuan, keluarga berencana, olahraga dan tenaga kerja.
- Perumusan dan pelaksanaan penyusunan program kerja pembinaan kehidupan keagamaan, pendidikan, kebudayaan dan kesehatan masyarakat.
- Pelaksanaan evaluasi terhadap berbagai kegiatan bidang kesejahteraan sosial.
- Pelaksanaan koordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah dan/atau instansi vertikal yang tugas dan fungsinya dibidang kesejahteraan sosial.
- Pelaksanaan koordinasi dengan pihak swasta dalam pelaksanaan kesejahteraan sosial.
- Pemabagian tugas kepada bwahan dengan cara tertulis atau lisan agar dapat diperoses lebih lanjut.
- Pemeriksaan pekerjaan bawahan dengan cara tertulis atau lisan agar dapat diproses lebih lanjut.
- Pelaporan pelaksanaan tugas urusan kesejahteraan rakyat kepada walikota dan camat melalui lurah secara lisan maupun tertulis berdasarkan hasil kerja sebagai bahan evaluasi bagi atasan.
Pelaksanaan tugas – tugas lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
- TUPOKSI KASI Pembangungan dan Pemberdayaan
Berdasarkan Peraturan Walikota Pekanbaru No. 120 Tahun 2016 Tentang “Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Kecamatan Tipe A Dilingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru”.Kepala seksi pembangunan mempunyai rincian tugas :
- Kepala seksi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat mempunyai rincian tugas merencanakan dan melaksanakan program kerja seksi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
- Kepala seksi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menyelenggarakan fungsi :
- Perumusan, pengkoordinasikan dan pelaksanaan pelayanan urusan pembangunan, pemberdayaann masyarakat.
- Pelaksanaan motivasi kepada masyarakat untuk ikut serta dalam perencanaan pembangunan di kelurahan.
- Perencanaan program kerja pembinaan perekonomian, produksi dan distribusi di tingkat kelurahan.
- Pelaksanaan pembinaan dan pengawasan terhadap keseluruhan unit kerja baik pemerintah maupun swasta yang mempunyai program kerja dan kegiatan pemberdayaan masyarakat di wilayah kelurahan.
- Pelaksanaan evaluasi terhadap berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat di wilayah kelurahan baik yang dilakukan oleh unit kerja pemerintahan maupun swasta.
- Pelaksanaan tugas-tugas lain dibidang pemberdayaan masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
- Pelaksanaan korrdinasi dengan satuan kerja perangkat daerah dan/atau instansi vertikal yang tugas dan fungsinya dibidang pemeliharaan prasarana daan fasilitas pelayanan umum.
- Pelaksanaan koordinasi dengan pihak swasta dalam pelaksanaan pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum.
- Pembagian tugas kepada bawahan dengan cara tertulis atau lisan agar dapat diproses lebih lanjut.
- Pemeriksaajnn pekerjaan bawahan berdasarkan hasil kerja untuk mengertahui adanya kesalahan atau kekeliruan serta upaya penyempurnaannya.
- Pelaporan pelaksanaan tugas urusan pembangunan kepada walikota dan camat melalui lurah secara lisan maupun tertulis berdasarkan hasil kerja sebagai bahan evaluasi bagi atasan
- Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
|
1. |
Surat Pengantar Pembuatan Kartu
Keluarga (KK) : |
a. Dasar Hukum -
PERDA
No. 5 Tahun 2008 -
PERDA
No. 6 Tahun 2008 b. Persyaratan -
Surat
Pengantar RT/RW setempat. -
Kartu
Keluarga yang lama (Asli). Jika hilang melampirkan surat kehilangan dari
Kepolisian. -
Kartu
identitas pendatang dari Disduk Capil bagi pendatang baru. -
Surat
pindah dari kecamatan asal (bagi pindah dalam Kota Pekanbaru). -
Fotocopy
KK dari tempat asal. -
Fotocopy
surat nikah/Cerat hidup mati. -
Fotocopy
paspor/ijazah. -
Fotocopy
akta kelahiran. -
Surat
keterangan ganti nama (bagi yang berganti nama) atau perubahan datang
penduduk. c. Prosedur -
Permohonan
membawa persyaratan lengkap untuk diproses. -
Mengisi
formulir F-1.106 dari kelurahan. -
Selanjutnya
membawa persyaratan dan pengantar KK ke kecamatan. d. Jangka Waktu -
Bisa
ditunggu |
|
2. |
Surat Pengantar Pembuatan Kartu
Tanda Penduduk (KTP) : |
a. Dasar Hukum -
PERDA
No. 5 Tahun 2008 -
PERDA
No. 6 Tahun 2008 b. Persyaratan -
Surat
pengantar dari RT/RW setempat. -
KK
asli atau fotocopy -
Kartu
Tanda Penduduk Asli (Jika hilang melampirkan surat keterangan hilang dari
Kepolisian). -
Pas
photo 2x3 sebanyak 3 lembar. c. Prosedur -
Pemohon
membawa persyaratan lengkap untk diproses. -
Mengisi
formulir F-1.07 dari kelurahan. -
Selanjutnya
membawa persyaratan dan pengantar KTP ke Kecamatan. d. Jangka Waktu -
Bisa
ditunggu. |
|
3. |
Surat Keterangan Kelahiran |
a. Dasar Hukum -
PERDA
No. 5 Tahun 2008 -
PERDA
No. 6 Tahun 2008 b. Persyaratan -
Surat
pengantar dari RT/RW setempat. -
Fotocopy
akta nikah. -
Surat
keterangan kelahiran dari Dokter/RS/Puskesmas/Bidan Asli. -
Apabila
permohonan sudah berusia 1 (satu) tahun ke atas, harus melampirkan surat
keterangan dari Pengadilan. c. Prosedur -
Pemohon
membawa persyaratan lengkap untk diproses. -
Mengisi
formulir F-2.01 dari kelurahan. -
Selanjutnya
membawa persyaratan dan surat keterangan kelahiran ke badan pelayanan
terpadu. d. Jangka Waktu -
Bisa
ditunggu. |
|
4. |
Surat Keterangan Kematian |
a. Dasar Hukum -
PERDA
No. 5 Tahun 2008 -
PERDA
No. 6 Tahun 2008 b. Persyaratan -
Surat
pengantar dari RT/RW setempat. -
KK
dan KTP asli atau fotocopy. -
Surat
Visum dari Dokter/RS/Puskesmas/Bidan. c. Prosedur -
Pemohon
membawa persyaratan lengkap untk diproses. d. Jangka Waktu -
Bisa
ditunggu. |
|
5. |
Surat Keterangan Pindah |
a. Dasar Hukum -
PERDA
No. 5 Tahun 2008 -
PERDA
No. 6 Tahun 2008 b. Persyaratan -
Surat
pengantar dari RT/RW setempat. -
KK
dan KTP asli atau fotocopy. -
Pas
photo 3x4 sebanyak 3 lembar. c. Prosedur -
Pemohon
membawa persyaratan lengkap untk diproses. -
Mengisi
formulir F1.08 dari kelurahan. -
Selanjutnya
membawa persyaratan dan surat pindah ke kecamatan. d. Jangka Waktu -
Bisa
ditunggu. |
|
6. |
Surat
Keterangan Pendatang Baru |
a. Dasar Hukum -
PERDA
No. 5 Tahun 2008 -
PERDA
No. 6 Tahun 2008 b. Persyaratan -
Surat
pengantar dari RT/RW setempat. -
Surat
pindah dari Disduk Capil. -
Surat
keterangan kelakuan baik dari kepolisian daerah asal. -
Fotocopy
KK dan KTP c. Prosedur -
Pemohon
membawa persyaratan lengkap untk diproses. -
Mengisi
formulir F.1.54 dari kelurahan. -
Selanjutnya
membawa persyaratan dan surat keterangan pendatang ke kecamatan. d. Jangka Waktu -
Bisa
ditunggu. |
|
7. |
Surat
Keterangan Pengantar Nikah |
a. Dasar Hukum -
PERDA
UU No. 1 Tahun 1974 b. Persyaratan -
Fotocopy
KK dan KTP pemohon, orang tua dan dua orang saksi. -
Surat
pernyataan belum pernah menikkah dari
yang bersangkutan dan ditanda tangani di atas materai Rp. 6000 -
Surat
jaminan nikah dari orang tua/wali
dan diketahui Ketua RT dan RW -
Fotocopy
akta cerai hidup atau cerai mati. -
Pas
photo 3x4 sebanyak 2 lembar. c. Prosedur -
Pemohon
membawa persyaratan lengkap untuk diproses. -
Selanjutnya
membawa persyaratan ke Kantor Urusan
Agama (KUA) d. Jangka Waktu -
Bisa
ditunggu. |
|
8. |
Surat
Keterangan Domisili |
a. Dasar Hukum -
PERDA
No. 8 Tahun 2000 b. Persyaratan -
Surat
pengantar dari RT/RW setempat. -
Fotocopy
KK dan KTP c. Prosedur -
Pemohon
membawa persyaratan lengkap untuk diproses. d. Jangka Waktu -
Bisa
ditunggu. |
|
9. |
Surat
Keterangan Domisili Usaha |
a. Dasar Hukum -
PERDA
No. 8 Tahun 2000 b. Persyaratan -
Surat
pengantar dari RT/RW setempat. -
Fotocopy
KK dan KTP. -
Persyaratan
dari yang bersangkutan. c. Prosedur -
Pemohon
membawa persyaratan lengkap untuk diproses. d. Jangka Waktu -
Bisa
ditunggu. |
|
10. |
Surat
Pengantar Keterangan Catatan Kepolisian |
a. Persyaratan -
Surat
pengantar dari RT/RW setempat. -
Fotocopy
KK dan KTP pemohon. -
Pas
photo 3x4 sebanyak 2 lembar. b. Prosedur -
Pemohon
membawa persyaratan lengkap untuk diproses. -
Selanjutnya
membawa persyaratan ke kantor POLSEK/POLTABES. c. Jangka Waktu -
Bisa
ditunggu. |
|
11. |
Surat
Keterangan Ganti Kerugian (SKGR) |
a. Persyaratan -
Surat
dasar asli dan fotocopy. -
Fotocopy
KTP penjual dan pembeli. -
Fotocopy
KTP sempadan. -
Mengisi
formulir permohonan dari kelurahan. b. Prosedur -
Pemohon
membawa persyaratan lengkap untuk diproses. c. Jangka Waktu -
Penanda
tangan akhir oleh kepala kelurahan bisa ditunggu (apabila berkas selesai
diproses serta di tanda tangani oleh semua pihak yang terkait). |
|
12. |
Surat
Keterangan Tidak Mampu |
a. Persyaratan -
Surat
pengantar dari RT/RW setempat. -
Fotocopy
KK dan KTP pemohon. -
Surat
pernyatan tidak mampu dari yang bersangkutan. b. Prosedur -
Pemohon
membawa persyaratan lengkap untuk diproses. c. Jangka Waktu -
Bisa
ditunggu.
|
Jumlah Penduduk
|
NO |
RW |
JUMLAH
RT |
JUMLAH
KK |
JUMLAH |
JUMLAH
PENDUDUK |
|
|
LAKI
– LAKI |
PEREMPUAN |
|||||
|
1 |
RW
01 |
6 |
184 |
414 |
393 |
807 |
|
2 |
RW
02 |
3 |
161 |
332 |
319 |
651 |
|
3 |
RW
03 |
6 |
308 |
639 |
577 |
1216 |
|
4 |
RW
04 |
3 |
321 |
565 |
390 |
955 |
|
5 |
RW
05 |
5 |
279 |
366 |
656 |
1022 |
|
6 |
RW
06 |
3 |
262 |
559 |
527 |
1086 |
|
7 |
RW
07 |
3 |
140 |
250 |
216 |
466 |
|
8 |
RW
08 |
3 |
300 |
521 |
436 |
957 |
|
9 |
RW
09 |
6 |
383 |
738 |
715 |
1453 |
|
10 |
RW
10 |
3 |
397 |
526 |
602 |
1128 |
|
11 |
RW
11 |
4 |
160 |
340 |
344 |
684 |
|
12 |
RW
12 |
4 |
303 |
544 |
437 |
981 |
|
13 |
RW
13 |
5 |
232 |
476 |
571 |
1047 |
|
TOTAL |
54 |
3430 |
6270 |
6183 |
12453 |
|
Jumlah Penduduk Berdasarkan Usia
|
NO |
GOLONGAN
UMUR (TAHUN) |
JENIS
KELAMIN |
TOTAL
(JIWA) |
|
|
LAKI
– LAKI |
PEREMPUAN |
|||
|
1 |
0 – 4 |
337 |
483 |
860 |
|
2 |
5 – 9 |
578 |
681 |
1259 |
|
3 |
10 – 14 |
682 |
731 |
1413 |
|
4 |
15 – 19 |
626 |
618 |
1244 |
|
5 |
20 – 24 |
394 |
661 |
1055 |
|
6 |
25 – 29 |
693 |
728 |
1421 |
|
7 |
30 – 34 |
671 |
632 |
1303 |
|
8 |
35 – 39 |
585 |
380 |
965 |
|
9 |
40 – 44 |
545 |
496 |
1041 |
|
10 |
45- 49 |
296 |
280 |
576 |
|
11 |
50 – 54 |
284 |
159 |
443 |
|
12 |
55 – 59 |
267 |
119 |
386 |
|
13 |
60 – 64 |
156 |
134 |
290 |
|
14 |
65 – 69 |
87 |
61 |
148 |
|
15 |
70 – 74 |
15 |
10 |
25 |
|
16 |
75 Keatas |
14 |
10 |
24 |
|
TOTAL |
6270 |
6183 |
12453 |
|
Jumlah Penduduk Berdasarkan Agama
|
NO |
RW |
JUMLAH
PENDUDUK MENURUT AGAMA |
JUMLAH |
|||||
|
ISLAM |
KATOLIK |
PROTESTAN |
HINDU |
BUDHA |
KONGHUCHU |
|||
|
1 |
RW 01 |
790 |
6 |
10 |
1 |
- |
- |
807 |
|
2 |
RW 02 |
514 |
5 |
132 |
- |
- |
- |
651 |
|
3 |
RW 03 |
1061 |
8 |
143 |
- |
4 |
- |
1216 |
|
4 |
RW 04 |
927 |
- |
21 |
- |
7 |
- |
955 |
|
5 |
RW 05 |
739 |
50 |
231 |
- |
2 |
- |
1022 |
|
6 |
RW 06 |
1007 |
1 |
58 |
- |
20 |
- |
1086 |
|
7 |
RW 07 |
461 |
- |
- |
- |
5 |
- |
466 |
|
8 |
RW 08 |
831 |
52 |
66 |
- |
8 |
- |
957 |
|
9 |
RW 09 |
1244 |
49 |
146 |
- |
14 |
- |
1453 |
|
10 |
RW 10 |
938 |
36 |
146 |
- |
8 |
- |
1128 |
|
11 |
RW 11 |
545 |
5 |
134 |
- |
- |
- |
684 |
|
12 |
RW 12 |
851 |
23 |
107 |
- |
- |
- |
981 |
|
13 |
RW 13 |
833 |
16 |
198 |
- |
- |
- |
1047 |
|
TOTAL |
10.741 |
251 |
1392 |
1 |
68 |
- |
12453 |
|
Orbitasi Wilayah
|
No |
Indikator |
||
|
1 |
Jarak Ke Ibukota Kecamatan |
± 7 |
Km |
|
a. Lama Jarak Ke Ibukota Kecamatan Dengan
Kendaraan Bermotor |
± 10 |
Menit |
|
|
b. Kendaraan Umum Ke Ibukota Kecamatan |
Ada |
||
|
2 |
Jarak Ke Ibukota Kab. / Kota |
± 12 |
Km |
|
a. Lama Jarak Ke Ibukota Kab. / Kota Dengan
Kendaraan Bermotor |
± 20 |
Menit |
|
|
b. Kendaraan Umum Ke Ibukota Kab. / Kota |
Ada |
||
|
3 |
Jarak Ke Ibukota Provinsi |
± 12 |
Km |
|
a. Lama Jarak Ke Ibukota Provinsi Dengan
Kendaraan Bermotor |
± 20 |
Menit |
|
|
b. Kendaraan Umum Ke Ibukota Provinsi |
Ada |
||
Pendidikan
No | Tingkat Pendidikan | Jumlah (Orang) |
1 | Usia belum masuk sekolah | 255 |
2 | Usia 7 – 12 tahun yang sedang bersekolah | 1790 |
3 | Tamat SD/Sederajat | 1922 |
4 | Tamat SMP/Sederajat | 210 |
5 | Tamat SMA/Sederajat | 761 |
6 | Tamat D-3/Sederajat | 1979 |
7 | Tamat S-1/Sederajat | 912 |
8 | Tamat S-2/Sederajat | 364 |
9 | Tamat S-3/Sederajat | 64 |
10 | Tamat SLBA | - |
11 | Tamat SLBB | - |
12 | Tamat SLBC | - |
Lembaga Pemerintahan
PEMERINTAH DESA / KELURAHAN | ||
Dasar hukum pembentukan Pemerintah Desa / Kelurahan | Ada | Perda/Keputusan Bupati/Camat BelumAda Dasar Hukum |
Dasar hukum pembentukan BPD | Ada | Perda/Keputusan Bupati/Camat Belum Ada Dasar Hukum |
Jumlah aparat pemerintahan Kelurahan | 7 orang | |
Jumlah perangkat desa/kelurahan | 5 unit kerja | |
Kepala Desa/Lurah | Ada – Aktif | |
Sekretaris Desa/Kelurahan | Ada – Aktif | |
Kepala Seksi/Urusan Pemerintahan | Ada – Aktif | |
Kepala Seksi/Urusan Pembangunan & Pemberdayaan Masyarakat | Ada – Aktif | |
Kepala Seksi/Urusan Kesejahteraan Rakyat | Ada – Aktif | |
Jumlah Staf | Orang | |
Tingkat Pendidikan Aparat Desa/Kelurahan | S1, S2, S3 | |
Kepala Desa/Lurah |
| |
- Nama | Hj. Asparida, S.Sos., M.Si | |
- Status Kepegawaian | PNS | |
- Pangkat/Golongan | Penata TK. I / IIID | |
- NIP | 19680501 200112 2 004 | |
- Pendidikan | S2 | |
Sekretaris Desa/Kelurahan : |
| |
- Nama | Indrahayu, S.Sos | |
- Status Kepegawaian | PNS | |
- Pangkat/Golongan | Penata / III C | |
- NIP | 19740213 199103 2 003 | |
- Pendidikan | S 1 | |
Kepala Seksi/Urusan Pemerintahan | Junaidhi, S.Sos | |
Kepala Seksi/Urusan Pembangunan & Pemberdayaan Masyarakat | Nina Nelma Yenti, S.Pd | |
Kepala Seksi/Urusan Kesejahteraan Rakyat | Dra. Maiyendriati, M.Pd | |
Lembaga Pendidikan
|
Nama |
Terakreditasi |
Terdaftar |
Kepemilikan |
Jumlah Tenaga Pengajar |
Jumlah siswa/ Mahasiswa |
||
|
Peme-rintah |
Swasta |
Desa /Kelu-rahan |
|||||
|
1.
Play Group |
√ |
|
|
1 |
|
4 |
51 |
|
2.
TK |
√ |
|
|
6 |
|
|
|
|
3.
SD/sederajat |
√ |
|
4 |
1 |
|
88 |
1922 |
|
4.
SMP/sederajat |
√ |
|
2 |
|
|
28 |
633 |
|
5.
SMA/sederajat |
√ |
|
2 |
|
|
185 |
2545 |
|
6.
PTN |
√ |
|
|
|
|
|
|
|
7.
PTS |
√ |
|
|
|
|
|
|
|
8.
SLB |
|
|
|
|
|
|
|
Lembaga Keamanan
|
1. Hansip dan Linmas |
||
|
·
Keberadaan Hansip dan
Linmas |
Ada |
|
|
·
Jumlah anggota Hansip |
|
|
|
·
Pelaksanaan SISKAMLING |
Ada |
|
|
·
Jumlah Pos Kamling |
20 Unit |
|
|
2. Kerjasama Kelurahan dengan
TNI-POLRI dalam Bidang TRANTIBLINMAS |
||
|
·
Mitra Koramil / TNI |
Ada (BABINSA) |
|
|
·
Jumlah anggota |
1 Orang |
|
|
·
Babinkamtibmas / POLRI |
Ada |
|
|
·
Jumlah anggota |
1 Orang |
|
Lembaga Kemasyarakatan
Nama Lembaga | Dasar Hukum Pembentukan | Jumlah Lembaga | Ruang Lingkup Kegiatan |
Lpmk | Sk Lurah | 1 | Agama,Sosial,Pembangunan Pemberdayaan Ekonomi |
Pkk | Sk Lurah | 1 | Agama,Sosial |
Rukun Warga | Sk Lurah | 13 | |
Rukun Tetangga | Sk Lurah | 54 | |
Karang Taruna | Sk Lurah | 1 | Pengamalan Pancasila,Pendidikan Dan Ketrampilan, |
Lembaga Ekonomi
No | Jenis Lembaga Ekonomi | Jumlah Unit |
1 | Koperasi Unit Desa | - |
2 | Koperasi Simpan Pinjam | 1 |
3 | Kelompok Simpan Pinjam | - |
4 | Bumdes | - |
UMKM
No | Jenis Usaha | Jumlah (Unit) |
1 | Makanan | 17 |
2 | Harian | 21 |
3 | Ternak | 12 |
4 | Kerajinan | 2 |
5 | Bahan Bangunan | 4 |
Sarana dan Prasarana Transportasi
Jenis Sarana dan Prasarana | Baik (km atau unit) | Rusak (km atau unit) |
1.1. Jalan Desa/Kelurahan | ||
· Panjang jalan aspal |
|
|
· Panjang jalan makadam | - | - |
· Panjang jalan tanah | - | - |
· Panjang jalan sirtu | - | - |
· Panjang jalan konblok/semen/beton | - | - |
1.2. Jembatan Desa/Kelurahan | ||
· Jumlah jembatan beton | 4 | - |
· Jumlah jembatan besi | - | - |
· Jumlah jembatan kayu | 2 | 1 |
Jumlah Total : | 6 | 1 |
Sarana Transportasi Darat
| Jenis Sarana | Keberadaan (P = Ada) | Jumlah (Unit) |
1. | Bus umum | - | - |
2. | Truck umum | - | - |
3. | Angkutan Per-Desa/Kelurahanan | - | - |
4. | Ojek | - | - |
5. | Delman/bendi/cidomo | - | - |
6. | Becak | - | - |
7. | Kereta api | - | - |
Prasarana Komunikasi dan Informasi
1. Telepon | |
Telepon umum (Unit) | - |
Wartel (Unit) | - |
Warnet (Unit) | 7 |
Sinyal Telepon Seluler/Handphone | Ada |
|
|
2. Kantor Pos |
|
Kantor pos (Unit) | - |
Kantor pos pembantu (Unit) | - |
Tukang pos (Orang) | - |
3. Koran/majalah/buletin |
|
Koran/surat kabar | Tidak ada |
Majalah | Tidak ada |
Papan iklan/reklame | Ada |
Papan pengumuman | Ada |
Sarana dan Prasarana Pemerintahan
Gedung Kantor | Ada |
Kondisi | Baik, Permanen |
Jumlah ruang kerja | 3 Ruang |
Aula | Ada |
Listrik | Ada |
Air bersih | Ada |
Telepon | Tidak |
Rumah Dinas Kepala Desa/Lurah | Tidak |
Rumah Dinas Perangkat Desa/Kelurahan | Tidak |
Inventaris dan alat tulis kantor |
|
Jumlah mesin tik | 3 buah |
Jumlah meja | 9 buah |
Jumlah kursi | 80 buah |
Jumlah almari arsip | 4 buah |
Komputer | 3 unit |
Mesin fax | - unit |
Kendaraan dinas | 1 unit |
Administrasi Pemerintahan Desa/Kelurahan | |
Buku Keputusan Kepala Lurah | Ada - Terisi |
Buku administrasi kependudukan | Ada - Terisi |
Buku data inventaris | Ada - Terisi |
Buku administrasi Keuangan | Tidak Ada |
Buku Administrasi Pembangunan | Tidak Ada |
Buku profil Kelurahan | Ada - Terisi |
Loket Pelayanan | Tidak Ada |
Buku Registrasi Pelayanan | Ada – Terisi |
Papan Informasi Pelayanan | Ada - Terisi |
Sarana dan Prasarana Lembaga Kemasyarakatan
LKMD/LPM atau sebutan lain | ADA |
Memiliki kantor sendiri | Ada |
Peralatan Kantor : komputer, fax | Tidak |
Mesin tik | Tidak |
Kardek | Tidak |
Buku administrasi lembaga kemasyarakatan | Ada |
Jumlah meja dan kursi | - |
Buku administrasi | Ada |
Jumlah kegiatan | 15 |
PKK | Ada |
Gedung/kantor | Tidak |
Peralatan kantor/ATK/inventaris | Ada |
Kepengurusan | Ada |
Buku administrasi PKK | Ada |
Kegiatan | Ada |
Jumlah kegiatan | 20 |
Karang Taruna | Ada |
Kepengurusan | Aktif |
Buku administrasi | Ada |
Jumlah kegiatan | 5 |
RT | Ada |
Kepengurusan | Aktif |
Buku administrasi | Ada |
Jumlah kegiatan | 37 |
RW | Ada |
Kepengurusan | Aktif |
Buku administrasi | Ada |
Jumlah Kegiatan | 37 |
Prasarana Peribadatan
NO | Jenis Sarana | Jumlah (Unit) |
1 | Jumlah Masjid | 15 |
2 | Jumlah Langgar/Surau/Mushola | 15 |
3 | Jumlah Gereja Kristes Protestan | 6 |
4 | Jumlah Gereja Katholik | - |
5 | Jumlah Wihara | - |
6 | Jumlah Pura | - |
7 | Jumlah Klenteng | 2 |
Sarana Kesehatan
NO | Jenis Sarana | Jumlah (Unit) |
1 | Jumlah Dokter Umum | 3 |
2 | Jumlah Dokter Gigi | 1 |
3 | Jumlah Dokter Spesialis Lainnya | - |
4 | Jumlah Paramedis | - |
5 | Jumlah Dukun Bersalin Terlatih | - |
6 | Bidan | 4 |
7 | Perawat | - |
8 | Dukun Pengobatan Alternatif | 1 |
9 | Jumlah Dokter Praktek | 4 |
10 | Laboratorium Kesehatan | - |
Prasarana Kesehatan
NO | Jenis Prasarana | Jumlah (Unit) |
1 | Rumah Sakit Umum Swasta | - |
2 | Puskesmas | 1 |
3 | Puskesmas Pembantu | - |
4 | Poliklinik/Balai Pengobatan | 2 |
5 | Apotik | 6 |
6 | Posyandu | 10 |
7 | Toko Obat | 3 |
8 | Balai Pengobatan Masyarakat/Swasta | - |
9 | Gudang Penyimpanan Obat | - |
10 | Jumlah Rumah/Kantor Praktek Dokter | 4 |
11 | Rumah Bersalin | 1 |
12 | Balai Kesehatan Ibu dan Anak | - |
13 | Rumah Sakit Mata | - |
Prasarana Energi dan Penerangan
|
No |
Jenis Prasarana |
Jumlah |
|
1 |
Listrik PLN |
3430 KK |
|
2 |
Diesel Umum |
- |
|
3 |
Genset Pribadi |
- |
|
4 |
Lampu Minyak Tanah/Jarak/Kelapa |
- |
|
5 |
Kayu Bakar |
- |
|
6 |
Batu Bara |
- |
|
7 |
Tanpa Penerangan |
- |
Sarana dan Prasarana Kebersihan
|
Jenis |
Jumlah (Buah) |
|
1.
Jumlah Tempat Wisata |
1 |
|
2.
Hotel bintang 5 |
- |
|
3.
Hotel bintang 4 |
- |
|
4.
Hotel bintang 3 |
- |
|
5.
Hotel bintang 2 |
- |
|
6.
Hotel bintang 1 |
- |
|
7.
Hotel melati |
- |
|
8.
Diskotik |
- |
|
9.
Bilyar |
- |
|
10. Karaoke |
- |
|
11. Museum |
- |
|
12. Warung Makan |
27 |
|
13. Bioskop |
- |
Sarana dan Prasarana Kebersihan
NO | Jenis Sarana | Jumlah (Unit) |
1 | Tempat Pembuangan Sementara ( TPS ) | 4 |
2 | Tempat Pembuangan Akhir ( TPA ) | - |
3 | Alat Penghancur Sampah (Incinerator) | 3 |
4 | Pengelolaan Sampah Lingkungan | - |
5 | Pengeololaan sampah lainnya | - |




Comments
Post a Comment